Workshop FOR JET SP/SB Dalam Diskusi Tantangan Perubahan Iklim
Sentul_Kerahbirunews,- FOR JET SP/SB menyelenggarakan workshop yang disponsori ILO ACTRAV selama dua hari , yang berlangsung di Hotel Lorin Sentul,…
Tag : climatechange
Perubahan iklim merujuk pada perubahan signifikan dalam pola iklim Bumi, terutama yang terkait dengan peningkatan suhu global. Perubahan ini disebabkan oleh aktivitas manusia, khususnya emisi gas rumah kaca (GRK) yang menyebabkan efek rumah kaca dan pemanasan global. Beberapa gas rumah kaca utama meliputi karbon dioksida (CO2), metana (CH4), dan nitrous oksida (N2O).
Penyebab utama perubahan iklim adalah pembakaran bahan bakar fosil untuk energi, deforestasi, dan berbagai kegiatan industri. Peningkatan konsentrasi GRK di atmosfer menyebabkan peningkatan penangkapan panas, yang menyebabkan suhu global naik. Dampaknya melibatkan perubahan cuaca ekstrem, seperti badai yang lebih kuat, gelombang panas yang lebih intens, dan curah hujan yang lebih ekstrem.
Salah satu aspek yang perlu diperhatikan adalah pemanasan global menyebabkan perubahan dalam pola cuaca, mempengaruhi ekosistem dan keseimbangan lingkungan. Ini mencakup peningkatan suhu permukaan laut, pembentukan asam laut akibat penyerapan CO2 oleh laut, serta pencairan es di kutub dan pegunungan, yang menyebabkan kenaikan permukaan laut.
Dampak perubahan iklim juga terasa dalam sektor pertanian dan keamanan pangan. Pola hujan yang tidak teratur dan suhu yang ekstrim dapat merugikan pertanian, mengancam produksi pangan dan ketahanan pangan global. Selain itu, perubahan iklim juga dapat meningkatkan risiko bencana alam, seperti banjir, kekeringan, dan kebakaran hutan.
Upaya internasional telah dilakukan untuk mengatasi perubahan iklim, dan Persetujuan Paris yang diadopsi pada 2015 menjadi tonggak penting. Persetujuan ini bertujuan untuk membatasi kenaikan suhu global di bawah 2 derajat Celsius di atas tingkat pra-industri, dengan upaya untuk mencapainya hingga 1,5 derajat Celsius.
Langkah-langkah mitigasi dan adaptasi diperlukan untuk mengurangi emisi GRK dan membangun ketahanan terhadap perubahan iklim. Ini mencakup transisi ke energi terbarukan, pelestarian hutan, pengembangan teknologi hijau, serta pendidikan dan kesadaran masyarakat untuk mendukung perubahan perilaku yang lebih berkelanjutan. Dengan upaya bersama, masyarakat global dapat berkontribusi pada perlindungan lingkungan dan memitigasi dampak perubahan iklim.
Tag : climatechange
Sentul_Kerahbirunews,- FOR JET SP/SB menyelenggarakan workshop yang disponsori ILO ACTRAV selama dua hari , yang berlangsung di Hotel Lorin Sentul,…
>>Membangun Budaya Zero Sick Jakarta_Kerahbirunews,- Manusia telah menghadapi tantangan besar yang dapat berdampak pada kelangsungan hidup manusia kedepannya. Iklim global…
>> Just Transition Training Programme Indonesia Yokyakarta_Kerahbirunews,- International Labour Organization (ILO) Kantor Jakarta bersama International Training Centre (ITC) Turin, mengadakan…
>>Kesetaraan Gender Dalam Transisi Berkeadilan Jakarta_kerahbirunews,- Polulasi penduduk dunia pada tahun 2022 yang diterbitkan oleh Data Bank Dunia mencapai 7.950.946.800…
>> Reformasi Holistik TVET Jakarta_Kerahbirunews,- Pembangunan berkelanjutan memiliki tantangan yang tidak remeh untuk diwujudkan. Mewujudkan pembangunan berkelanjutan ibarat mewujud nyatakan…
>> Implementasi Energi Hijau, Tantangan dan Peluang Jakarat_Kerahbirunews,- Ekonomi Hijau (green economy) menjadi tren transformasi ekonomi global dalam upaya menjamin…
>> Dampak Kebijakan Iklim Pada Pasar Tenaga Kerja Jakarta_Kerahbirunews,- Perubahan iklim menjadi isu yang selalu hangat untuk dibicarakan baik secara…